HRGrowth Logo
arrow_backKembali ke Semua Artikel
Workforce Optimization

HR Analytics untuk Perusahaan: Data Apa yang Sebaiknya Mulai Diukur?

calendar_todayschedule6 menit baca
HR Analytics untuk Perusahaan: Data Apa yang Sebaiknya Mulai Diukur?
"Memahami HR analytics, metrik HR yang penting untuk perusahaan, dan bagaimana data dapat membantu pengambilan keputusan."

HR Analytics untuk Perusahaan: Data Apa yang Sebaiknya Mulai Diukur?

HR memiliki akses terhadap banyak data.

Mulai dari jumlah karyawan, absensi, recruitment, turnover, hingga performance.

Namun, memiliki banyak data tidak otomatis berarti perusahaan sudah menggunakan data dengan baik.

Masalahnya sering kali bukan kekurangan data.

Masalahnya adalah perusahaan belum menentukan data apa yang penting untuk diukur dan bagaimana data tersebut digunakan.

Di sinilah HR analytics dapat berperan.

Apa Itu HR Analytics?

HR analytics adalah penggunaan data dan analisis untuk memahami kondisi tenaga kerja serta mendukung pengambilan keputusan terkait HR.

Contohnya, perusahaan dapat menggunakan data untuk menjawab pertanyaan seperti:

  • Berapa lama proses recruitment berlangsung?
  • Berapa banyak karyawan yang keluar?
  • Departemen mana yang memiliki turnover paling tinggi?
  • Berapa tingkat absensi?
  • Berapa banyak posisi yang masih terbuka?
  • Bagaimana perkembangan workforce perusahaan?

Dengan data yang terstruktur, pertanyaan tersebut dapat dijawab dengan lebih sistematis.

Mulai dari Metrik Sederhana

Perusahaan tidak harus langsung membangun dashboard analytics yang kompleks.

Justru, lebih baik mulai dari beberapa metrik yang relevan dengan kebutuhan bisnis.

Berikut beberapa contoh.

1. Headcount

Headcount menunjukkan jumlah karyawan dalam organisasi.

Data ini dapat dilihat berdasarkan:

  • Total karyawan
  • Department
  • Location
  • Employment type
  • Seniority

Headcount dapat membantu perusahaan memahami perkembangan workforce.

2. Employee Turnover

Turnover menunjukkan pergerakan karyawan keluar dari perusahaan.

Perusahaan dapat mengamati:

  • Jumlah employee exits
  • Turnover rate
  • Voluntary turnover
  • Involuntary turnover

Analisis turnover dapat membantu perusahaan mengidentifikasi pola yang perlu diperhatikan.

3. Time to Hire

Time to hire mengukur waktu yang dibutuhkan untuk mengisi posisi dari tahap tertentu dalam recruitment hingga kandidat menerima pekerjaan.

Metrik ini dapat membantu perusahaan mengevaluasi efisiensi proses recruitment.

Jika proses terlalu lama, perusahaan dapat melihat bagian mana yang menjadi bottleneck.

4. Recruitment Funnel

Recruitment funnel membantu perusahaan melihat perjalanan kandidat dari awal hingga hiring.

Contohnya:

text
Applications
     ↓
Screening
     ↓
Interview
     ↓
Assessment
     ↓
Offer
     ↓
Hired

Dengan funnel ini, perusahaan dapat melihat pada tahap mana kandidat banyak gugur dan melakukan perbaikan.

5. Absensi dan Kehadiran

Data absensi dapat membantu perusahaan memahami pola kehadiran.

Contoh metrik:

  • Tingkat absensi
  • Keterlambatan
  • Ketidakhadiran berdasarkan departemen atau lokasi

Informasi ini dapat membantu perusahaan melihat apakah ada masalah yang perlu diperhatikan.

6. Performance Metrics

Perusahaan dapat mengamati metrik terkait performance, seperti distribusi penilaian atau progress terhadap tujuan.

Namun, metrik performance sebaiknya digunakan untuk memahami kondisi, bukan hanya untuk menilai.

HR Analytics Bukan Sekadar Dashboard

Dashboard memang membantu visualisasi data.

Tetapi HR analytics yang efektif lebih berkaitan dengan bagaimana perusahaan menggunakan data untuk memahami masalah dan mengambil keputusan.

Misalnya, jika turnover tinggi di satu departemen, data dapat membantu perusahaan melihat apakah masalahnya berkaitan dengan beban kerja, manajer, kompensasi, atau faktor lain.

Tanpa analisis, data hanya menjadi angka.

Kesimpulan

HR analytics dapat membantu perusahaan menggunakan data HR dengan lebih baik.

Mulailah dengan metrik sederhana yang relevan dengan kebutuhan bisnis, pastikan data tersedia dan terstruktur, kemudian gunakan insight tersebut untuk mendukung pengambilan keputusan.

Dengan pendekatan ini, HR dapat berperan lebih strategis dalam mendukung pertumbuhan perusahaan.

Topik Terkait

#HR Analytics#Data HR#Metrik#Workforce
Rekomendasi Bacaan

Artikel Terkait Lainnya

Lihat Semuaarrow_forward